RIAU ONLINE, PEKANBARU - Menjelang perayaan Natal dan akhir tahun, Kota Pekanbaru kembali dihadapkan pada maraknya aksi kriminal yang meresahkan masyarakat.
Dalam kurun waktu sepekan terakhir, sejumlah tindak kejahatan mulai dari aksi brutal geng motor, penjambretan, hingga pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di beberapa titik di Kota Bertuah.
Salah satu insiden yang menyita perhatian publik adalah aksi brutal geng motor yang terjadi pada Jumat, 19 Desember 2025, di Kecamatan Marpoyan Damai.
Sekelompok pemuda yang diduga kuat merupakan anggota geng motor melakukan penyerangan secara membabi buta terhadap sebuah kafe yang sedang beroperasi.
Aksi tersebut terekam dalam video berdurasi 53 detik dan viral di media sosial. Salah satu akun Instagram yang mengunggah video tersebut adalah @kabarpekanbaru.
Dalam rekaman itu, tampak sejumlah pemuda datang secara tiba-tiba sambil membawa balok besi, lalu menyerang warga dan karyawan kafe yang berada di lokasi.
Menurut keterangan warga sekitar, Rizaldi puluhan sepeda motor datang bergerombol dan langsung membuat keributan tanpa alasan yang jelas.
"Mereka datang tiba-tiba, jumlahnya banyak. Langsung menyerang karyawan kafe. Situasinya sangat mencekam, orang-orang langsung panik dan berlarian menyelamatkan diri," ujar warga.
Hingga kini, video penyerangan tersebut masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Warganet mengecam aksi brutal geng motor dan mendesak pihak kepolisian untuk segera bertindak tegas demi menjaga keamanan, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru.
Tak berselang lama, aksi kriminal kembali terjadi. Pada Senin, 22 Desember 2025, sekitar pukul 17.00 WIB, peristiwa penjambretan menimpa seorang warga di Jalan Hangtuah, tepatnya di depan BKN, Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu tengah berboncengan dengan suaminya menggunakan sepeda motor. Tiba-tiba, dari arah belakang, sebuah sepeda motor Yamaha N-Max hitam mendekat. Pelaku yang dibonceng langsung merampas gelang emas yang dikenakan korban.
"Pelaku datang dari belakang, langsung merampas gelang emas korban dan melarikan diri. Korban sempat berteriak dan mencoba mengejar, namun pelaku berhasil kabur," ungkap warga sekitar.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp17 juta. Warga pun diimbau untuk lebih berhati-hati, mengingat dalam beberapa waktu terakhir kasus penjambretan dilaporkan terjadi berulang kali di wilayah Pekanbaru.
Aksi kejahatan kembali berlanjut pada Selasa, 23 Desember 2025, sekitar pukul 05.05 WIB. Kali ini, pencurian sepeda motor terjadi di salah satu rumah kos di Jalan Taman Karya, Jalan Sakato, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru.
Sepeda motor yang dicuri adalah Yamaha N-Max warna hitam doff dengan nomor polisi BM 3771 HW. Dari rekaman kamera CCTV, terlihat dua orang pelaku masuk ke dalam area kosan dan mengangkat sepeda motor korban yang masih dalam kondisi terkunci stang.
"Motor itu diangkat keluar dulu. Setelah di luar, salah satu pelaku mematahkan kunci stang, lalu motor langsung dibawa kabur,"
Peristiwa tersebut kembali menambah daftar panjang kasus curanmor yang meresahkan masyarakat. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan.
Maraknya berbagai aksi kejahatan ini membuat masyarakat berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan patroli dan pengamanan, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Pekanbaru tetap kondusif.

