RIAU ONLINE, PEKANBARU — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberikan bonus kepada dua atlet senam asal Pekanbaru yang berhasil mengharumkan nama Indonesia pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Kedua atlet tersebut sukses meraih medali emas dan perak dalam cabang olahraga senam.
Bonus tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, kepada para atlet di Rumah Dinas Wali Kota, Sabtu 20 Desember 2025 malam.
Pemberian bonus ini merupakan bentuk apresiasi atas prestasi gemilang yang ditorehkan atlet senam Pekanbaru di ajang olahraga bergengsi Asia Tenggara tersebut.
Wali Kota Agung Nugroho menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para atlet yang telah berjuang membawa nama Pekanbaru dan Indonesia di SEA Games 2025.
“Mereka betul-betul berjuang. Perjuangan mereka ini tentu tidak sebanding dengan apa yang kita rasakan di sini. Namun, prestasi yang diraih patut kita apresiasi bersama,” ujar Agung.
Sebagai bentuk perhatian dan penghargaan, Pemko Pekanbaru memberikan bonus berupa uang tunai. Atlet peraih medali emas menerima bonus sebesar Rp50 juta, sementara atlet peraih medali perak mendapatkan Rp30 juta.
Selain itu, Pemko Pekanbaru juga memberikan bonus kepada pelatih senam asal Pekanbaru yang turut berkontribusi dalam keberhasilan atlet Indonesia.
“Total bonus yang diberikan sebesar Rp100 juta. Untuk Abiyurafi peraih medali emas Rp50 juta, M Aprizal peraih medali perak Rp30 juta, dan pelatih M Try Saputra Rp20 juta,” terang Agung.
Agung berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet Pekanbaru untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang, baik di tingkat internasional maupun dunia.
Ia juga menegaskan komitmen Pemko Pekanbaru dalam mendukung pembinaan olahraga serta memberikan perhatian serius kepada para atlet daerah.
“Kami sangat menghargai prestasi atlet. Siapa lagi yang akan menghargai perjuangan mereka kalau bukan pemerintah. Mereka berjuang dengan susah payah, dan bonus ini adalah bentuk apresiasi nyata dari Pemko Pekanbaru,” pungkasnya.

