RIAU ONLINE, PEKANBARU - Mualaf Center An-Nur Pekanbaru kembali menunjukkan komitmennya dalam membina para mualaf agar semakin mantap dalam memeluk agama Islam.
Program pembinaan yang sudah dilaksanakan selama empat bulan terakhir resmi ditutup setelah berhasil menyelesaikan pertemuan intensif. Kegiatan pembinaan berlangsung setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 16.00–17.30 WIB, dengan menghadirkan pemateri berkompeten di bidangnya.
Para ustadz yang terlibat dalam pembinaan di antaranya Ustadz Zulkarnain Umar, Abu Hamid, Noki Syafriadi, Qurtubi, dan Ustadz Alnofiandri. Ketua Mualaf Center An-Nur, Ir. Rubianto, mengatakan bahwa pembinaan tersebut mencakup sejumlah materi dasar keislaman yang sangat penting bagi para mualaf.
"Pembinaan terhadap mualaf dilaksanakan dalam 40 pertemuan dengan mendatangkan pemateri berkompeten di bidangnya. Materi yang disampaikan berkaitan dengan Aqidah, Akhlak, Fiqh, baca Al-Qur’an dan motivasi," ujar Rubianto, Senin, 8 Desember 2025.
Pada hari penutupan, rangkaian kegiatan dimulai dengan Salat Dzuhur berjamaah, dilanjutkan dengan makan bersama serta perlombaan praktik salat, hafalan surat pendek, thaharah, dan pemahaman rukun iman serta rukun Islam.
Para pengurus juga memberikan hadiah kepada para mualaf berprestasi dalam kategori pengamalan Aqidah, praktik salat, serta hafalan surat pendek terbanyak.
"Ini adalah bentuk apresiasi kami kepada saudara-saudara mualaf yang sungguh-sungguh dalam belajar dan mengamalkan ilmu yang diberikan. Semoga menjadi penyemangat untuk terus memperdalam agama," tegas Rubianto.
Sementara itu, Ketua Harian Masjid Raya An-Nur, Zul Ikromi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pembinaan yang dinilai sangat penting bagi penguatan aqidah dan pemahaman dasar Islam para mualaf.
"Kami sangat menyambut baik kegiatan pembinaan ini. Para mualaf harus mampu mengamalkan apa yang diperoleh selama ini selama menjalani pembinaan," ungkap Zul Ikromi.
Ia juga menyampaikan harapan besar agar para mualaf tidak berhenti belajar setelah pembinaan ini selesai.
"Para mualaf yang sudah dibekali ilmu Aqidah, Fiqh, serta gerakan salat dan lainnya, diharapkan terus mendalami dan tidak bosan meningkatkan keimanan kepada Allah SWT," jelasnya.
Zul Ikromi menyampaikan impian agar para mualaf kelak bisa menjadi pendakwah dan ulama besar yang membawa cahaya Islam ke seluruh penjuru negeri.
"Kami ingin para mualaf dapat menjadi ulama kondang kelak dan menyampaikan dakwah di Bumi Melayu serta dimanapun berada," tutup Zul Ikromi.
Program pembinaan ini mendapat apresiasi luas dari jamaah dan masyarakat sebagai langkah nyata memperkokoh ukhuwah Islamiyah dan memastikan para mualaf mendapat bimbingan yang tepat setelah memutuskan masuk Islam.

