RIAU ONLINE, PEKANBARU — Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Firman mendesak Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan untuk memperketat sistem pengawasan di seluruh sekolah.
Dorongan ini muncul setelah kasus dugaan perundungan atau bullying yang menyebabkan meninggalnya seorang siswa di salah satu sekolah dasar negeri di Pekanbaru.
Firman menilai kejadian tragis tersebut menjadi alarm keras bagi seluruh pihak untuk memperbaiki sistem keamanan dan pengawasan di lingkungan pendidikan. Ia menekankan pentingnya pemasangan kamera pengawas (CCTV) di setiap sudut sekolah.
"Kita minta setiap sekolah dipasang CCTV apabila anggarannya tersedia. CCTV diperlukan agar kita tahu apa yang sebenarnya terjadi di lingkungan sekolah,” ujar politisi Hanura tersebut, Selasa 2 Desember.
Menurut Firman, CCTV dapat membantu guru dalam melakukan pengawasan serta menjadi alat bukti apabila terjadi tindak kekerasan atau perundungan di sekolah. Ia menambahkan bahwa pengawasan tidak boleh terbatas pada ruang kelas saja.
"CCTV ini penting, tidak hanya di lorong dan kelas, tapi juga akses menuju toilet, karena kadang perundungan terjadi di tempat yang tidak terlihat guru atau penjaga sekolah," tambahnya.
Firman, yang merupakan anggota DPRD dari Dapil Bukit Raya dan Sail, mengaku sangat prihatin atas insiden tersebut. Ia menilai guru dan pihak sekolah memiliki tanggung jawab besar menjaga keselamatan peserta didik, termasuk saat jam istirahat ketika potensi perundungan lebih sering terjadi.
"Harapannya, guru-guru lebih memperhatikan anak-anak. Jangan sampai perundungan terjadi lagi, baik di sekolah ini maupun di sekolah lainnya," tegas Firman.

