Polda Riau bersama Tim DVI Mabes Polri Identifikasi Korban Banjir di Agam

Banjir-di-sumbar.jpg
Arsip - Anggota BPBD Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar mengevakuasi korban banjir di Kecamatan Ulakan Tapakis. (ANTARA/HO-Tangkapan layar)

RIAU ONLINE, LUBUK BASUNG - Polda Riau bersama Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri turut membantu melakukan identifikasi jasad korban banjir bandang di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat yang telah ditemukan tim gabungan.

Kepala Biro Operasional Polda Sumbar Kombes Pol Muhammad Erwin sekitar 10-20 orang personel dari Polda Riau dan DVI Mabes Polri diturunkan ke lokasi tersebut.

"Tim DVI Mabes Polri dan Polda Riau bakal mendirikan posko di Salareh Aia," katanya di Lubuk Basung, Minggu, 30 November 2025.

Ia mengatakan ini merupakan kepedulian Polda Riau dan Mabes Polri terhadap bencana alam melanda Sumbar. Tanpa meminta bantuan saja, mereka mendatangkan Tim DVI Mabes Polri dan Polda Riau.


"Mereka mengidentifikasi dan mengenali korban, sehingga pihak keluarga bisa memakamkan korban sesuai aturan yang berlaku," katanya.

Ia menambahkan Polda Sumbar juga mengerahkan unit anjing pelacak (K9) sebanyak dua ekor untuk membantu pencarian dan proses evakuasi korban tanah longsor di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Agam.

Setelah itu dibantu oleh K9 Polda Riau dan saat sekarang dalam perjalanan dari Riau ke Agam. Kemungkinan K9 Polda Riau bakal sampai pada Sabtu (29/11) malam, karena akses dari Riau menuju Agam, terputus sehingga mereka melewati Kota Padang.

"Jalan dari Riau ke Agam terputus dampak curah hujan cukup tinggi," katanya.

Ada sekitar 69 korban belum ditemukan di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.(ANTARA)