Nila Riana Jadi Calon Tunggal Ketua pada Musprov V Apindo Riau 2025

Nila-Riana-Jadi-Calon-Tunggal-Ketua-pada-Musprov-V-Apindo-Riau-2025.jpg
Pemukulan gong tanda dimulainya Musprov V Apindo Riau, Sabtu, 29 November 2025 (Rahmadi Dwi Putra/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Riau menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) V tahun 2025 di Hotel Grand Suka, Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru. 

Musprov kali ini mengusung tema “Peran Strategis Apindo dalam Peningkatan Ekonomi Riau – Merawat Tuah, Menjaga Marwah Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menegaskan komitmen Apindo untuk terus memperkuat ekosistem ekonomi daerah yang produktif dan berkelanjutan. 

Ketua DPP Apindo Riau periode 2020–2025, Wijatmoko Rah Trisno mengatakan, Musprov kelima ini menjadi momentum penting bagi organisasi untuk mengevaluasi perjalanan lima tahun terakhir sekaligus menentukan arah strategis ke depan.

“Musprov tahun ini bukan hanya evaluasi, tetapi juga penentuan masa depan organisasi. Kami berharap keputusan-keputusan strategis hari ini memperkuat Apindo sebagai mitra pembangunan ekonomi Riau,” ujar Wijatmoko, Sabtu, 29 November 2025.

Ketua Bidang Organisasi DPN Apindo, Anthony Hilman menegaskan, Musprov merupakan forum pengukuhan kembali peran Apindo Riau sebagai mitra kolaboratif pemerintah daerah dan pelaku usaha.

“Tentu ini forum untuk lebih mengukuhkan peran Apindo Riau dalam kiprahnya menjadi mitra kolaboratif pemerintah daerah dan dunia usaha demi membangun ekonomi Riau yang lebih kuat dan maju,” kata Anthony.

Ia menambahkan, secara internal Musprov juga menjadi ruang evaluasi kepengurusan sebelumnya dan penyusunan program kerja yang lebih adaptif menghadapi tantangan global.

“Kami ingin menyusun program-program yang lebih adaptif dan progresif, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang berdampak pada dunia usaha dan masyarakat Riau,” ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, Anthony mengonfirmasi bahwa Nila Riana menjadi satu-satunya calon ketua yang diusung untuk periode selanjutnya.

“Alhamdulillah, Ibu Nila adalah satu-satunya calon yang didorong dan dipersiapkan. Di Apindo, kaderisasi dan estafet kepemimpinan sangat penting, dan semuanya dilakukan dengan musyawarah dan mufakat,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa proses pemilihan dalam Apindo selalu berjalan kondusif.

“Di Apindo tidak ada ketok-ketok meja atau banting kursi. Kami mendorong mereka yang punya potensi terbaik agar organisasi bisa memberikan solusi bagi dunia usaha dan menjadi mitra strategis pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPP Apindo Riau, Wijatmoko Rah Trisno, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan para pengurus selama dua periode kepemimpinannya.

“Sepuluh tahun bukan waktu yang singkat. Namun kami bersyukur dapat mencetak kader terbaik, salah satunya Ibu Nila Riana,” ujar Wijatmoko.

Ia menjelaskan bahwa proses pencalonan dibuka secara terbuka selama satu bulan, dan pada akhirnya hanya Nila Riana yang mengembalikan formulir.

“Tentu harapannya beliau lebih baik dari kami. Kekurangan-kekurangan yang ada akan dievaluasi dan dikembangkan agar Apindo semakin maju,” tambahnya.

Wijatmoko juga menekankan pentingnya hubungan harmonis dengan stakeholder.

“Satu hal penting adalah menjalin hubungan yang kuat dengan seluruh anggota, serikat pekerja, dan meningkatkan produktivitas perusahaan demi Riau yang lebih baik,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, ia kembali menegaskan dukungannya terhadap calon tunggal tersebut.

“Calon tunggal Ibu Nila Riana, kader terbaik kita saat ini,” tegasnya.