Curah Hujan Tinggi, BPBD Riau Imbau Pemda Tetapkan Siaga Banjir

ady-afrizall.jpg
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Riau, Edy Afrizal. (muthi/RIAUONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pemerintah kabupaten/kota rawan banjir, di Provinsi Riau diimbau segera menetapkan Status Siaga Banjir. Kepala Pelaksana BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal mengatakan, hal ini dikarenakan curah hujan di Riau semakin meningkat.

"Memasuki musim penghujan ini, curah hujan semakin tinggi. Kami minta pemerintah kabupaten/kota yang rawan segera menetapkan status siaga. Sehingga Provinsi Riau juga bisa menetapkan status tersebut," ujarnya, Jumat, 28 November 2025. 

Ia menjelaskan, Provinsi Riau kini akan fokus menghadapi musim hujan yang biasanya menyebabkan bencana banjir dan tanah longsor. Sementara, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sudah berhasil dipadamkan.


"Status Siaga Darurat Karhutla akan berakhir pada 30 November. Mudah-mudahan Karhutla di Riau dapat terus dikendalikan, karena saat ini intensitas hujan di Riau sudah terus meningkat," jelasnya.

Sementara itu, BMKG sebelumnya telah memperingatkan Provinsi Riau agar waspada terhadap potensi cuaca ekstrem akibat imbas dari Tropical Cyclone (TC) atau Siklon Tropis Senyar dan perkembangan Bibit Siklon Tropis 95B yang saat ini terus menunjukkan peningkatan intensitas di sekitar perairan Aceh dan Selat Malaka.

Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Sanya Gautami, mengatakan dampak tak langsung dari TC Senyar akan memengaruhi kondisi cuaca di wilayah Riau. Hasil analisis menunjukkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sebagian besar wilayah Riau dalam beberapa hari ke depan.

"Riau mendapat dampak tidak langsung dari TC Senyar yang memicu pertumbuhan awan hujan. Kondisi atmosfer saat ini cukup labil sehingga meningkatkan peluang hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang," pungkasnya.