Danau Kayangan Kini Jadi Mercusuar Lingkungan di Pekanbaru bagi Generasi Muda

Kapolda-wako-usai-tanam-pohon.jpg
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho usai menanam pohon di kawasan Danau Kayangan, Jumat, 21 November 2025. (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, memberikan apresiasi tinggi kepada Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho yang dinilainya berhasil mengubah kawasan Danau Kayangan menjadi salah satu pusat edukasi dan pelestarian lingkungan yang bermanfaat bagi generasi muda.

Menurutnya, langkah Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru ini menunjukkan komitmen kuat dalam membangun kesadaran lingkungan sejak dini.

"Di bawah kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru, Danau Kayangan ini bisa menjadi mercusuar bagi adik-adik mulai dari SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi," ujar Herry Heryawan, Jumat, 21 November 2025.

Dalam sambutannya, Irjen Herry menegaskan bahwa ada dua komponen penting yang harus terus digerakkan oleh seluruh pihak, yakni pelestarian budaya dan pelestarian lingkungan. Keduanya, kata dia, akan menjadi fondasi pembentukan karakter generasi muda yang kuat.

"Dua pendekatan ini harus kita lakukan terus-menerus, dengan dukungan kebijakan pemerintah daerah, agar menjadi budaya baik yang dapat kita lestarikan bersama," tegasnya.


Lebih jauh, Irjen Herry mengungkapkan bahwa program penghijauan yang dilakukan jajaran Polda Riau bersama masyarakat telah menunjukkan hasil menggembirakan.

Hingga hari ini, total 24.198 pohon telah ditanam di seluruh wilayah Riau. Angka ini disebutnya sudah melampaui target awal program yang hanya berada pada kisaran 12–14 persen.

Menurutnya, menanam pohon bukanlah hal yang sulit dan dapat dilakukan oleh siapa pun.

"Menanam pohon ini tidak susah. Cukup gali, beri pupuk, kemudian tanam," kata jenderal bintang dua itu.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Herry juga membagikan cara unik untuk membangun kedekatan emosional para pelajar dengan pohon yang mereka tanam. Ia menyarankan agar setiap pohon diberi nama sehingga tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab untuk merawatnya.

Ia, berharap ribuan pohon yang ditanam hari ini akan menjadi simbol kebaikan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat luas.

"Kalau pohon ini tumbuh besar, ia punya batang yang kuat tempat kita bersandar, dahan yang kuat tempat kita bergantung, daun lebat tempat kita berlindung, dan akar kuat tempat kita bersila. Itu semua lahir dari kebaikan dan perawatan," tutupnya.