Banyak Lahan Nganggur, DPRD Riau Minta Pemprov Kelola Guna Tekan Inflasi

Abdullah3.jpg
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Riau Abdullah (Dok. DPRD Riau)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Anggota Komisi III DPRD Provinsi Riau Abdullah menyoroti angka inflasi Riau yang sudah di atas target nasional, yakni 5,2 persen di tahun 2025. Inflasi ini disebabkan kenaikan sejumlah harga barang, termasuk naiknya harga  cabai dan beras.

Menurutnya, Pemprov Riau harus segera mengambil langkah cepat untuk menekan angka inflasi tersebut. Meskipun, saat ini harga cabai menurun, namun hasil pertanian ini kemungkinan akan kembali naik menjelang Nataru dan Ramadhan.

"Pemprov harus punya cara yang efisien untuk mengatasi inflasi ini. Saya anjurkan, untuk mengelola lahan-lahan tidur milik Pemprov Riau maupun kabupaten/kota di Riau, dijadikan lahan pertanian," ujarnya.


Menurutnya, pemanfaatan lahan tidur juga dapat memperkuat ketahanan pangan Riau. Pasalnya, saat ini pertanian di Riau hanya mampu menghasilkan 25 persen dari kebutuhan pokok masyarakat. 

"75 persen cabai kita bergantung dari suplai Sumbar, Sumut dan provinsi lain. Padahal, lahan tidur kita banyak, bisa dikelola menggunakan APBD atau dana CSR perusahaan," pungkasnya.