Sampah TPA Muara Fajar Bakal Disulap Jadi Energi Listrik, Target Beroperasi Awal 2026

Sampah-yang-Dibuang-ke-TPA-Muara-Fajar-II-Pekanbaru-Capai-900-Ton-Setiap-Hari.jpg
Tumpukan sampah di TPA Muara Fajar. (Laras Olivia/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berupaya mencari solusi pengelolaan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan.

Salah satu langkah strategis yang kini dijalankan adalah kerja sama dengan PT Indonesia Clean Energy (ICE) untuk mengubah sampah di Tempat Penampungan Akhir (TPA) Muara Fajar menjadi energi listrik.

“TPA Muara Fajar kita sudah kerja sama dengan PT ICE. Mereka yang berinvestasi dalam pengelolaan sampah menjadi energi listrik,” kata Penjabat Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, Rabu 5 November 2025.

Kerja sama ini menandai era baru dalam pengelolaan sampah di Pekanbaru. PT ICE kini mulai melakukan penataan dan pembangunan infrastruktur pengelolaan di area TPA Muara Fajar sebagai tahap awal proyek tersebut.

“Untuk kerja sama dengan ICE sudah dimulai bulan ini. Sekarang sudah tahap penataan di lapangan,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra.


Menurut Reza, proyek ini membutuhkan waktu dan persiapan yang matang karena selama ini sistem pengelolaan sampah di TPA Muara Fajar masih menggunakan metode open dumping, yakni penumpukan sampah tanpa pengolahan memadai.

Untuk bisa mengonversi sampah menjadi energi listrik, sistem tersebut harus diubah menjadi sanitary landfill, yang memungkinkan pengelolaan lebih higienis dan efisien.

“Penataan ini butuh waktu, tidak cukup satu bulan. Sekarang sedang digencot penataannya agar bisa cepat selesai,” jelas Reza.

Ia menargetkan, pada Januari 2026, TPA Muara Fajar sudah dapat mulai menghasilkan energi listrik dari pengolahan sampah.

“Karena kita memulai dari nol, dari sistem open dumping ke sanitary landfill, jadi butuh waktu. Mudah-mudahan tidak ada kendala, sehingga Januari tahun depan sudah bisa berjalan maksimal,” pungkasnya.