RIAU ONLINE, PEKANBARU - Korps Brimob Polri memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 dan hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban negara.
Tak hanya dikenal dengan ketegasannya di medan tugas, Korps Brimob yang biasanya pegang senjata kini harus pegang cangkul melakukan aksi humanisnya. Sebanyak 60 orang warga dari kalangan masyarakat kurang mampu ikut serta sebagai penerima bantuan berupa paket sembako dan bibit pohon.
Dansat Brimobda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa menegaskan bahwa kegiatan sosial ini menjadi sarana mempererat hubungan antara Brimob dan masyarakat yang selama ini hidup berdampingan di sekitar Mako Brimob Polda Riau.
"Brimob merupakan bagian dari Polri yang memiliki tanggung jawab untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat," ujar Kombes Ketut, Senin, 3 November 2025.
"Mungkin selama ini kita bertetangga, namun belum pernah bersilaturahmi secara langsung. Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar agar makin solid dan saling memahami," tambahnya.
Kombes Ketut menambahkan, rangkaian kegiatan HUT ke-80 Korps Brimob Polri tahun ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian.
Menurutnya, berbagai kegiatan sosial telah disiapkan, mulai dari donor darah, bakti sosial di tempat ibadah, hingga sunatan massal, sebagai bentuk nyata kehadiran Brimob di tengah masyarakat.
"Kegiatan ini adalah bagian dari dedikasi kami kepada rakyat. Brimob tidak hanya hadir ketika ada ancaman atau bencana, tapi juga saat masyarakat membutuhkan uluran tangan," terang Dansat Brimob.
Selain bantuan sembako, Brimob Polda Riau juga membagikan bibit pohon produktif dan tanaman keras kepada warga. Program ini menjadi bagian dari kampanye penghijauan (Green Policing) yang digagas oleh Kapolda Riau dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan.
"Kami berharap bibit ini bisa ditanam dan dirawat dengan baik. Jika warga membutuhkan lebih banyak, silakan menghubungi Kasi Yanma. Kami masih memiliki sekitar 3.000 bibit pohon yang siap disalurkan," terang Kombes Ketut.
"Menanam pohon bukan hanya soal lingkungan, tapi juga tentang menanam harapan dan masa depan bagi generasi berikutnya," jelasnya.
Aksi penghijauan dan aksi sosial seperti ini menjadi bukti bahwa Korps Brimob tak hanya berdiri di garis depan saat menghadapi ancaman, tetapi juga di garis harapan masyarakat.
"Kami ingin masyarakat tahu bahwa Brimob bukan hanya pasukan bersenjata, tapi juga bagian dari mereka sahabat yang siap membantu kapan pun dibutuhkan," pungkas Kombes Ketut Gede Adi Wibawa.

