Bolak-balik Pemadaman Listrik Kian Sering Terjadi di Pekanbaru

Mati-lampu.jpg
Ilustrasi pemadaman listrik (ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah)

RIAU ONLINE, PEKANBARU — Gelombang keluhan warga Kota Pekanbaru terus mengalir di media sosial dan berbagai grup masyarakat terkait seringnya terjadi pemadaman listrik dalam beberapa pekan terakhir.

Pemadaman yang kerap terjadi tanpa pemberitahuan itu dinilai mengganggu aktivitas warga, bahkan menyebabkan kerusakan pada sejumlah peralatan elektronik.

Pemadaman listrik di Pekanbaru tidak menentu, mulai dari pagi hingga malam hari. Di beberapa wilayah seperti Kulim, Tenayan Raya, Tuah Madani, Bina Widya dan Rumbai, warga mengaku listrik padam hampir setiap hari, bahkan ada yang berlangsung hingga berjam-jam.

“Sudah tiga hari berturut-turut mati lampu di daerah kami. Kadang sore, kadang malam. Tidak ada pemberitahuan sama sekali. Kami yang kerja dari rumah sangat terganggu,” keluh Rina, warga Rumbai, Sabtu 1 November 2025.


Hal senada disampaikan oleh Musa, seorang pemilik warung harian. Ia mengaku mengalami kerugian karena bahan dagangannya rusak akibat pemadaman listrik.

“Kalau mati lampu lama, es batu mencair. Susu dan bahan minuman rusak. Saya rugi banyak, sementara PLN tidak pernah kasih penjelasan,” ujarnya dengan nada kecewa.

Warga juga menyoroti kurangnya komunikasi dari pihak PLN Unit Induk Wilayah Riau. Mereka berharap ada pemberitahuan resmi setiap kali dilakukan pemadaman, baik melalui media sosial maupun pesan singkat.

“Sekarang zamannya serba digital, mestinya PLN bisa kasih tahu lebih awal kalau ada gangguan atau perbaikan. Jangan sampai warga jadi korban ketidaktahuan,” tutur Musa.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan, pemadaman listrik tidak hanya berdampak pada rumah tangga, tetapi juga mengganggu kegiatan usaha kecil dan menengah (UKM). Beberapa pelaku usaha laundry dan percetakan bahkan memilih menutup sementara usahanya saat listrik padam.