Hidupkan Kembali Ikon Wisata Pekanbaru, Danau Buatan Bakal Dikembangkan

Danau-Buatan-Khayangan4.jpg
Danau Khayangan juga populer disebut Danau Buatan, di Kecamatan Rumbai. (Riau Online/Abimasarmansyah)

RIAU ONLINE, PEKANBARU — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) berencana mengembangkan kawasan wisata Danau Bandar Kayangan atau yang lebih dikenal dengan Danau Buatan di Kecamatan Rumbai.

Upaya ini dilakukan untuk menghidupkan kembali salah satu ikon wisata yang sempat menjadi kebanggaan Kota Pekanbaru.

Kepala Disbudpar Kota Pekanbaru, Akmal Khairi menyebutkan pengembangan Danau Bandar Kayangan bertujuan untuk menarik lebih banyak wisatawan sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi di sektor pariwisata. Pihaknya juga membuka peluang kerja sama dengan investor agar pengelolaan dan pengembangannya bisa berjalan optimal.

“Untuk pengembangan ke depannya, tentunya kita sampaikan dulu dengan pimpinan, Pak Wali dan Pak Wakil Wali Kota. Kalau seandainya itu bisa kita kelola, kita kelola. Kalau anggaran kita tidak memadai, mungkin saja ada investor yang akan masuk. Jadi sebenarnya banyak investor yang berminat untuk mengelola Danau Bandar Kayangan,” ujar Akmal, Jumat 31 Oktober 2025.


Namun, rencana pengembangan tersebut masih menunggu pelimpahan kewenangan pengelolaan dari PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP) yang sebelumnya bertanggung jawab terhadap kawasan wisata itu.

“Pengelolaannya selama ini oleh PT SPP. Nah, PT SPP kan sudah lama vakum. Mereka sudah bersurat dan menyatakan tidak lagi mengelola kawasan tersebut,” jelas Akmal.

Setelah kewenangan pengelolaan resmi diserahkan, Disbudpar akan segera menyiapkan perencanaan pengembangan yang mencakup kebutuhan anggaran dan arah kebijakan revitalisasi.

“Nanti kalau aset sudah diserahkan, kita laporkan kepada pimpinan untuk mendapat arahan. Kalau Disbudpar yang akan mengelola, tentu kita buat perencanaannya, termasuk menghitung kebutuhan anggarannya,” pungkasnya