Terekam CCTV, Maling Angkut Tabung Gas Warung di Jalan Melur saat Magrib

Pencuri-elpiji-terekam-cctv.jpg
Pencuri tabung gas elpiji di warung Jalan Melur, Pekanbaru, terekam CCTV. (Tangkapan layar/Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Aksi pencurian tabung gas elpiji di sebuah warung milik Sitia, Jalan Melur, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, terekam kamera CCTV. Peristiwa ini terjadi saat waktu salat magrib, ketika pemilik warung tengah bersiap menunaikan ibadah.

Menurut pemilik warung, Sitia, pelaku berjumlah dua orang, datang menggunakan sepeda motor. Satu menunggu di atas motor, sedangkan rekannya masuk ke halaman rumah.

“Pas waktu azan maghrib, kami mau salat. Terus ada dua orang datang, yang satu nunggu di motor, yang satu masuk ke halaman rumah kami,” ujar Sitia saat ditemui, Selasa, 28 Oktober 2025.

Pelaku sempat terlihat mondar-mandir dan tampak ragu saat melihat ada orang di dalam rumah. Namun, ketika melihat dua tabung gas berada di dekat halaman belakang, pelaku langsung mengambil satu tabung dan melarikan diri.

“Mungkin karena lihat ada orang di dalam rumah, dia nggak jadi masuk. Tapi pas nampak gas dua di bawah situ, langsung dibawa lari satu,” jelasnya.

Korban mengaku sempat mengejar pelaku, namun tidak berhasil karena pelaku melarikan diri dengan cepat.


Menurut Sitia, pelaku tidak mengambil tabung gas yang berada di depan warung, yang justru lebih dekat ke jalan. Ia menduga pelaku sempat berniat masuk lebih jauh ke dalam rumah.

“Aneh juga, di depan ada tabung gas di gerobak, tapi dia malah masuk ke belakang. Entah mungkin ada maksud lain,” ungkapnya.

Sitia menambahkan, selama beberapa tahun tinggal di kawasan tersebut, baru kali ini terjadi pencurian di warungnya. Namun belakangan, di lingkungan sekitar memang mulai sering terdengar kasus serupa.

Tak hanya itu, ia juga menceritakan bahwa pada siang hari sebelum pencurian tabung gas, seorang pria tak dikenal sempat datang dan berpura-pura numpang duduk serta mengisi daya ponsel. Belakangan, pria itu juga diketahui mencuri alat elektronik miliknya.

“Siangnya ada laki-laki pakai jaket biru datang, bilang mau numpang duduk dan cas HP. Saya izinkan. Tapi pas kami pergi sebentar, ternyata dia ambil spekter yang di atas meja. Ketahuan juga dari CCTV,” katanya.

Meski sudah dua kali menjadi korban pencurian, Sitia mengaku belum berencana melapor ke polisi karena menganggap kerugian yang dialami tidak terlalu besar. Namun ia kini meningkatkan kewaspadaan dengan memperketat pengawasan di sekitar warungnya.

“Rencananya mau lapor, tapi karena barangnya kecil cuma tabung gas saya pasrah aja. Sekarang yang penting kami lebih hati-hati lagi,” tutupnya.