Disdik Riau Diminta Bertindak Terkait 135 Siswa SMA Negeri Plus Riau Jatuh Sakit

ilustrasi-demam.jpg
Ilustrasi (istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sebanyak 135 siswa di SMA Negeri Plus Provinsi Riau mengalami sakit seperti batuk, pilek dan demam tinggi. Anggota Dewan Pendidikan Provinsi Riau, Syafrudin mengatakan pihaknya sudah meninjau langsung sekolah tersebut untuk memastikan penyebab siswa-siswi tersebut sakit. 

Diketahui, dari total 567 siswa di sekolah tersebut, jumlah siswa yang sakit mencapai 23,8 persen. 

"Ini menjadi pertanyaan kita, apa yang menyebabkan siswa sakit, bahkan ada guru juga," ujarnya, dikutip pada Selasa, 28 Oktober 2025.

Diketahui, para siswa mulai sakit sejak adanya Lomba Ketangkasan Baris Berbaris Komando (LKBB Komando) yang berlangsung pada tanggal 3-5 Oktober lalu.

Disaat itu, sekolah ini juga sedang rehabilitasi Asrama Putra 1 dan Asrama Putra 2. Selain itu, beberapa ruang kelas juga ada dalam proses rehabilitasi yakni ruangan Kelas X-1 hingga Kelas X-5.


Selain itu, ada juga pembangunan baru untuk Asrama 4 Putri Anggaran 2025 ini yang menggunakan dana APBD Riau dan APBN. Ditambah lagi, cuaca yang cukup ekstrem dan datangnya musim hujan. Akibat pembangunan ini, sementara tempat tidur siswa mengalami perubahan.

Dewan Pendidikan Provinsi Riau mendapatkan informasi bahwa siswa yang diungsikan akibat pembangunan gedung sekitar 300 orang dan semuanya siswa laki-laki.

Syafrudin mengaku khawatir dengan banyaknya siswa SMAN Plus Provinsi Riau yang mengalami sakit.

"Mereka sakit silih berganti dan harus dijemput oleh orang tua masing-masing untuk berobat. Bahkan ada yang sampai menjalani perawatan intensif di rumah sakit," jelasnya.

Atas peristiwa ini, menurutnya merupakan Kondisi Luar Biasa (KLB). Oleh karenanya, Dinas Pendidikan (Disdik) Riau diminta untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi yang cepat. 

"Misalnya dengan mengecek atau memeriksa ke laboratorium untuk mengetahui secara pasti penyebab siswa dan guru mengalami sakit secara massal," pungkasnya.