Drainase Induk Pekanbaru Dipenuhi Sampah, Pasukan Kuning Dikerahkan

Wako-tinjau-drainase-tersumbar.jpg
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meninjau drainase induk, Selasa, 21 Oktober 2025. (Herianto Wibowo/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU — Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menemukan banyak tumpukan sampah yang menyumbat aliran air di drainase induk saat melakukan peninjauan di beberapa lokasi strategis yang kerap mengalami genangan air, Selasa, 21 Oktober 2025.

Agung didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Edward Riansyah meninjau drainase di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Arifin Ahmad, dan Jalan Paus di Kecamatan Marpoyan Damai.

Sampah yang menyumbat drainase induk menyebabkan aliran air tersendat, terutama saat hujan deras mengguyur kota.

“Kondisi itu memicu genangan. Bahkan, aliran air dari drainase meluap ke badan jalan di beberapa titik,” ujar Agung.

Untuk memperlancar pembersihan, beberapa box control dibuka kembali agar petugas lebih mudah memastikan aliran air berjalan normal. Selain itu, pasukan kuning juga dikerahkan di titik-titik yang teridentifikasi mengalami penyumbatan agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.


Wali Kota Agung turut mengimbau masyarakat agar ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mari bersama kita jaga lingkungan. Buanglah sampah pada tempat yang telah disediakan dan pada waktu yang telah ditentukan agar proses pengangkutan berjalan lancar,” pesannya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Edward Riansyah mengatakan pihaknya akan melakukan pemetaan dan pemeliharaan rutin terhadap seluruh drainase utama di wilayah kota.

Menurutnya, sebagian besar saluran sudah berusia lama sehingga perlu perbaikan agar daya tampung air tetap optimal.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan untuk memperkuat kegiatan gotong royong dalam menjaga kebersihan saluran lingkungan,” ujar Edward.