RIAU ONLINE, SUMBAR - Pihak keluarga perempuan yang ditemukan tewas mengapung di Danau Maninjau, Sumatera Barat (Sumbar), membantah bahwa korban bunuh diri.
Korban adalah Dechania Samura (27), warga Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Melalui unggahan di Instagram, keluarga korban menegaskan bahwa kematian korban merupakan musibah, bukan bunuh diri seperti yang diasumsikan publik sebelumnya.
Unggahan itu menyebutkan korban memasuki masjid pada pukul 06.00 WIB dan sempat memarkirkan sepeda motornya di masjid. Hal berdasarkan keterangan keluarga dan warga sekitar, didukung rekaman CCTV masjid.
"Setelah itu, korban tidak lagi terlihat di rekaman CCTV. Pada pukul 09.00 WIB, jasadnya ditemukan mengapung di Danau Maninjau oleh warga," lanjut postingan pihak keluarga.
Pihak keluarga menduga Dechania berangkat dari Pekanbaru pada sore hari sebelum kejadian, dengan tujuan mengunjungi rumah neneknya. Korban diduga hendak beristirahat sejenak di masjid dan menikmati pemandangan Danau Maninjau.
Namun, diduga akibat kelelahan, hipotermia, atau pingsan mendadak, musibah tersebut terjadi. Lokasi masjid berada dekat dengan danau dan halaman kecil di belakangnya, turut mendukung dugaan ini.
Kapolsek Tanjung Raya, AKP Muzakar, mengungkapkan bahwa korban merupakan warga Jalan Sarwo Edi, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru. Dechania, yang lahir di Lubuk Basung pada 13 Mei 1998, diketahui berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa.
Identitas korban berhasil dikonfirmasi melalui kartu identitas dan barang-barang yang ditemukan di lokasi kejadian.

