RIAU ONLINE, PEKANBARU — Langkah terbuka yang dilakukan Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Pekanbaru, Hambali Nanda Manurung, mendapat apresiasi dari kalangan awak media.
Dalam pertemuan bersama puluhan jurnalis di Gedung DPRD Pekanbaru, Rabu 8 Oktober 2025, Hambali menjelaskan secara terbuka mengenai progres penyelesaian tunda bayar di lingkungan Sekretariat DPRD, termasuk pembayaran kerja sama publikasi media.
Hambali menegaskan, pihaknya berkomitmen penuh untuk menyelesaikan seluruh tunda bayar tersebut. Ia juga meluruskan isu yang sempat beredar bahwa Sekretariat Dewan tidak memproses pembayaran.
“Kami ingin meluruskan, tunda bayar di DPRD tetap kami proses dan akan diselesaikan. Ini hanya soal waktu dan administrasi. Semua sedang berjalan,” ujar Hambali di hadapan para wartawan.
Menurutnya, proses penyelesaian tunda bayar memerlukan waktu karena setiap berkas harus diperiksa satu per satu secara manual untuk memastikan keabsahan dan kelengkapan dokumen.
“Jadi memang saya harus cek satu-satu, tidak bisa langsung tanda tangan,” jelasnya.
Hambali menambahkan, seluruh dokumen yang telah lengkap saat ini sudah berada di mejanya untuk tahap verifikasi akhir. Setelah penandatanganan, berkas akan diserahkan ke bendahara, kemudian dipindai dan dikirim ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru guna diproses pembayarannya.
“Progresnya jelas, tidak ada yang ditutup-tutupi. Kami minta rekan-rekan media bersabar, semua masih berproses,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hambali memperkirakan pembayaran tunda bayar tersebut dapat direalisasikan pada akhir Oktober atau awal November 2025, bergantung pada proses finalisasi APBD Perubahan Tahun 2025 yang saat ini masih berjalan di Pemerintah Provinsi Riau.
Langkah transparan yang ditunjukkan Sekwan tersebut disambut positif oleh para awak media yang hadir. Mereka menilai, keterbukaan Hambali merupakan bentuk tanggung jawab publik dan komunikasi yang sehat antara pemerintah dan media.
“Kami apresiasi Pak Sekwan yang mau terbuka dan menjelaskan langsung kepada media. Ini hal baik, karena komunikasi yang jujur dan transparan membuat suasana jadi lebih kondusif,” ujar Ardiansyah, salah satu jurnalis senior yang hadir.
Hambali menegaskan, pihaknya akan terus menjaga komunikasi baik dengan insan pers dan memastikan setiap proses berjalan sesuai ketentuan.
“Kita ingin semuanya jelas dan terbuka, agar tidak ada kesalahpahaman. Intinya, kami tetap komit menyelesaikan semuanya sesuai aturan,” tutupnya.

