RIAU ONLINE, PEKANBARU - Politeknik Caltex Riau (PCR) meraih tiga gelar juara di ajang bergengsi Indonesia Polytechnic English Championship (IPEC) 2025 yang berlangsung di Politeknik Negeri Manado, 15–17 September 2025. Kompetisi ini diikuti oleh 150 finalis yang berasal dari seluruh politeknik yang ada di Indonesia.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kampus vokasi swasta dari daerah pun mampu unjuk gigi di level nasional, menandingi kampus-kampus politeknik terkemuka di Indonesia. Dari 150 finalis yang terseleksi dari berbagai politeknik di seluruh Indonesia, tiga mahasiswa PCR berhasil menembus papan atas.
Joshua Algren Siregar, mahasiswa Sarjana Terapan Sistem Informasi, keluar sebagai Juara 1 kategori Interview Proficient. Sementara Kelly Angeline dan M. Ikhsan, keduanya dari program studi Sarjana Terapan Teknik Informatika, meraih Juara 2 kategori Interview Master dan Juara 3 Essay Writing Master.
IPEC merupakan kompetisi tahunan yang sebelumnya dikenal sebagai National Polytechnic English Olympic (NPEO) dan diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Kemahasiswaan (Bakorma). Tahun ini, berbagai kategori diperlombakan, antara lain Essay Writing, Speech, Storytelling, Master of Ceremony, Newscasting, Interview, Biz-Tech Education Talk, Pitching Competition, Poster Presentation, hingga Videography Challenge.
“Kompetisi ini menunjukkan bahwa kita, kampus daerah dan swasta, bisa bersaing dan bahkan menang,” ungkap Joshua, menyoroti pentingnya kepercayaan diri dan kerja keras meski berasal dari luar lingkaran kampus negeri besar.
Hal senada disampaikan Kelly yang menekankan pentingnya persiapan dan dukungan tim.
“Kompetisi ini sangat menantang, tetapi dengan latihan intensif dan bimbingan penuh dari dosen pembimbing, kami bisa tampil maksimal. Semoga capaian ini memotivasi mahasiswa PCR lainnya untuk terus berprestasi,” ungkapnya.
Direktur PCR, Dr. Dadang Syarif Sihabudin Sahid, S.Si., M.Sc., memberikan apresiasi atas keberhasilan mahasiswa.
“Keberhasilan ini adalah buah kerja keras dan kolaborasi yang baik antara mahasiswa, dosen, dan pembimbing,” tutur Dadang.
“Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa PCR sebagai kampus vokasi unggul mampu bersaing di level nasional. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengangkat nama PCR di kancah nasional maupun internasional,” imbuhnya.
Prestasi di IPEC 2025 ini memperkuat posisi PCR sebagai kampus vokasi yang konsisten menorehkan prestasi, sekaligus menginspirasi mahasiswa untuk berani bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

