Pedagang Kuliner Terkena Imbas Kenaikan Harga Cabai di Pekanbaru

Pedagang-Kuliner-Terkena-Imbas-Kenaikan-Harga-Cabai-di-Pekanbaru.jpg
Ayam Geprek Arno (Rahmadi Dwi Putra/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Harga cabai dan sejumlah komoditas pokok lainnya di beberapa pasar tradisional di Pekanbaru terus merangkak naik. Kondisi ini berdampak langsung pada pedagang kuliner yang sangat bergantung pada bahan-bahan tersebut.

Arno, salah seorang pedagang ayam geprek, mengaku berada dalam dilema. Menurutnya, kenaikan harga cabai membuat ia sulit menentukan strategi usaha.

“Kalau saya kurangi porsi, pelanggan pasti mengeluh. Tapi kalau tetap pertahankan porsi, keuntungan makin menipis,” ungkap Arno, Rabu, 17 September 2025.


Lonjakan harga bahan pokok ini bukan hanya memberatkan pedagang, tetapi juga berpotensi menekan daya beli masyarakat. Sejumlah pelaku usaha makanan khawatir jika kondisi ini terus berlanjut, keberlangsungan usaha mereka akan terancam.

Para pedagang kuliner berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga bahan pokok, khususnya cabai, agar usaha mereka tetap bisa bertahan.