312 Titik di Pekanbaru Rawan Banjir, Pemko Diminta Siagakan Alat Berat

Banjir-di-perumahan-cipta-karya.jpg
Banjir di Perumahan Cipta Karya, Kamis 27 Februari 2025. (LARAS OLIVIA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru diminta untuk segera melakukan langkah antisipasi guna mengatasi potensi banjir di ibu kota Provinsi Riau.

Permintaan ini disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois. Ia menyebut ratusan titik rawan banjir yang harus menjadi perhatian serius pemerintah.

“Ada sekitar 312 titik rawan banjir, tapi yang perlu segera dilakukan penanganan ada sekitar 121 titik. Standby-kan alat berat untuk mengantisipasi potensi banjir, bahkan sebelum terjadinya curah hujan ekstrem,” ujar Rois, Jumat 12 September 2025.

Politisi PKS ini menegaskan, kepastian tersedianya alat berat di titik rawan sangat penting agar penanganan banjir bisa dilakukan dengan cepat.

“Standby-kan alat berat, jangan sampai pengalaman yang sudah-sudah terulang, ketika banjir terjadi dan membutuhkan penanganan, alatnya justru rusak. Pastikan kondisi alat di lapangan benar-benar ready,” tegasnya.


Selain itu, Rois juga mendorong pemerintah untuk melakukan normalisasi pada sejumlah daerah aliran sungai (DAS) yang bermuara ke Sungai Siak.

Lanjut Rois, tempat-tempat bersumbernya air harus segera dinormalisasi. Terutama daerah aliran sungai yang mengarah langsung ke Sungai Siak, seperti Sungai Sibam, Sungai Sail, Sungai Air Hitam, dan beberapa sungai lain yang memang perlu normalisasi.

"Langkah ini bisa menjadi salah satu solusi untuk mengurangi debit air sekaligus mengantisipasi potensi banjir,” pungkasnya.