RIAU ONLINE, PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus menggesa perbaikan jalan rusak di berbagai wilayah. Tahun ini, sedikitnya 1.768 titik jalan berlubang ditargetkan untuk diperbaiki melalui sistem tambal sulam hingga overlay atau pelapisan ulang aspal.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan perbaikan jalan menjadi prioritas utama Pemko sepanjang tahun 2025.
“Intinya, target utama kita adalah memperbaiki jalan berlubang ini. Harapannya tahun ini bisa diselesaikan, sehingga anggarannya betul-betul kita hitung sesuai kebutuhan,” ujar Markarius, Senin 8 September 2025.
Ia menjelaskan, percepatan perbaikan jalan dilakukan melalui sistem lelang per kecamatan. Proses pekerjaan telah berjalan sejak beberapa bulan terakhir di sejumlah wilayah. Namun, diakui Markarius, terdapat kendala pada tahap awal perbaikan.
“Ada beberapa waktu lalu kualitas aspal yang dimasak di lapangan tidak begitu bagus. Karena itu, sekarang kita pilih aspal hotmix dari pabrik supaya kualitasnya lebih terjamin,” jelasnya.
Markarius menambahkan, pekerjaan dilakukan secara simultan dengan sistem pengerjaan bertahap.
“Kerjanya dilubangi dulu, baru setelah selesai semua, serentak kita aspal. Mudah-mudahan ini tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas,” katanya.
Tercatat, sebanyak 151 ruas jalan akan mendapat pemeliharaan dan perbaikan hingga akhir tahun 2025. Dari jumlah tersebut, Kecamatan Tenayan Raya menjadi wilayah dengan perbaikan terbanyak, yakni 31 ruas jalan.
“Total anggaran yang dialokasikan untuk pemeliharaan dan perbaikan mencapai Rp50 miliar. Selain tambal sulam, ada juga overlay atau pelapisan ulang terhadap 16 ruas jalan,” terang Markarius.

