RIAU ONLINE, PEKANBARU – Jumlah kunjungan wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara, ke Kota Pekanbaru mengalami peningkatan sepanjang tahun 2025.
Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pekanbaru mencatat, terhitung Januari hingga September 2025 total kunjungan mencapai 1.142.474 jiwa.
“Dari jumlah tersebut, wisatawan nusantara sebanyak 1.142.306 jiwa dan wisatawan mancanegara 168 jiwa. Ada 30 destinasi wisata yang dikunjungi wisatawan dengan jumlah kunjungan berbeda di masing-masing objek,” kata Kepala Disbudpar Pekanbaru, Akmal Khairi, Sabtu 6 September 2025.
Sejumlah objek wisata populer yang dikunjungi antara lain Agrowisata Rumbai, Asia Farm Pekanbaru, Danau Buatan, Danau Bandar Khayangan, Hutan Kota Pekanbaru, Kampung Wisata Bandar Senapelan, Anjungan Idrus Tintin, Masjid Agung An-Nur, Masjid Raya Senapelan, Museum Sang Nila Utama, hingga Pasar Bawah.
Jika dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah kunjungan memang sedikit menurun. Pada 2024, total kunjungan wisatawan mencapai 2.255.102 jiwa, terdiri atas 2.254.582 wisatawan nusantara dan 520 wisatawan mancanegara.
“Total kunjungan wisatawan dari Januari hingga Desember 2024 sebanyak 2.255.102 jiwa. Dengan rincian, kunjungan wisnus sebanyak 2.254.582 jiwa, dan wisman sebanyak 520 jiwa,” terang Akmal.
Meski begitu, Akmal optimistis hingga akhir Desember 2025 jumlah kunjungan akan terus bertambah. Peningkatan ini didorong oleh berbagai kegiatan pariwisata dan perawatan cagar budaya yang terus dilakukan Pemko Pekanbaru.
“Kunjungan ke cagar budaya yang ada di Kota Pekanbaru setiap harinya mengalami peningkatan, baik wisatawan mancanegara maupun nusantara. Tentunya kita akan memperbaiki atau merawat cagar budaya itu dengan baik. Mana yang perlu direnovasi, ke depan mungkin akan direnovasi. Begitu juga dengan sarana prasarana yang kurang akan dilengkapi,” jelasnya.
Selain itu, Disbudpar juga telah menyiapkan agenda besar tahun depan. Sesuai arahan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, akan digelar Kegiatan Melayu se Dunia Serumpun, yang diharapkan dapat semakin meningkatkan daya tarik wisata ibu kota Provinsi Riau tersebut.

