9 Korban Gigitan Anjing Rabies di Pekanbaru Terus Membaik

Ilustrasi-Anjing2.jpg
Ilustrasi (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru terus melakukan pemantauan ketat terhadap sembilan warga Kecamatan Tenayan Raya yang menjadi korban gigitan anjing rabies pada Kamis 21 Agustus 2025 lalu.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Pekanbaru, Edi Satriawan, menegaskan bahwa kondisi para korban saat ini sudah normal kembali. Meski demikian, pemantauan harian tetap dilakukan melalui Puskesmas di wilayah masing-masing.

“Pemantauan ketat masih kami lakukan. Sesuai arahan wali kota harus pantau tiap hari. Kondisi mereka, kesehatan mereka,” ujar Edi, Rabu 3 September 2025.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan selama tiga minggu terakhir, seluruh korban tidak menunjukkan gejala mencurigakan seperti demam maupun gangguan kesehatan lainnya.


“Kondisi mereka sudah biasa-biasa saja, tidak ada yang terlalu demam atau yang lainnya. Tapi tetap kita awasi juga, karena gigitan rabies ini harus inten kita awasi,” jelasnya.

Diketahui, para korban yang terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa sempat dilarikan ke IGD RSUD Arifin Achmad Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan medis.

Mereka juga telah menerima suntikan vaksin anti rabies sebagai langkah penanganan pasca gigitan.

Adapun sembilan korban tersebut berinisial Wahyudhan, Nerima, Fitri Yani, Afkhul, Andini, Harnida, Yuliana, M Rifky dan Boriah.

Sementara itu, satu ekor anjing yang positif rabies telah berhasil dibunuh warga, sedangkan dua ekor lainnya sampai dengan saat ini masih dalam pencarian.