Kejari Pekanbaru Sambangi Purnaja, Wujudkan Rasa Hormat dan Terima Kasih

Kejari-Pekanbaru-Sambangi-Purnaja-Wujudkan-Rasa-Hormat-dan-Terima-Kasih.jpg
Kejari Pekanbaru kunjungi purnawirawan kejaksaan pada Jumat, 29 Agustus 2025. (Defri Candra/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru menunjukkan kepedulian dan penghormatannya kepada para purnawirawan kejaksaan (purnaja) melalui kegiatan anjangsana, Jumat, 29 Agustus 2025.

Kegiatan ini sekaligus dalam rangka menyambut Hari Bhakti Adhyaksa ke-80 yang jatuh pada 22 Juli 2025 serta Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia pada 2 September 2025 nanti.

Kegiatan yang sarat makna ini dilaksanakan di kediaman salah satu purnaja, Herdawati, yang berlokasi di Jalan Alamanda, Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. 

Herdawati merupakan salah satu tokoh perempuan yang telah lama mengabdi di institusi kejaksaan dan dikenal luas di lingkungan Adhyaksa atas dedikasi serta keteladannya.

Turut hadir pula dalam anjangsana tersebut purnaja lainnya, M Hakim, yang pernah menjabat sebagai Kepala Subbagian Pembinaan (Kasubbagbin) di Kejari Pekanbaru. 

Kehadiran mereka menjadi simbol kesinambungan antara generasi kejaksaan masa lalu dengan generasi yang sedang bertugas saat ini.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pekanbaru, Silpia Rosalina, memimpin langsung rombongan dalam kegiatan ini. Ia didampingi oleh Kasubbagbin, para kepala seksi, kepala subseksi, jaksa fungsional, serta para staf dari lingkungan Kejari Pekanbaru. 


Selain itu, hadir pula para pengurus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Pekanbaru yang turut menyemarakkan suasana.

Dalam kegiatan tersebut, Kejari Pekanbaru memberikan tali asih berupa bantuan kepada para purnaja, sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian dan jasa-jasa mereka selama bertugas di institusi kejaksaan.

"Anjangsana ini bukan hanya sekadar agenda seremonial tahunan. Ini adalah wujud nyata penghargaan dan rasa terima kasih kami kepada para senior, purnaja, yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pemikirannya untuk kejaksaan. Mereka adalah bagian penting dari sejarah dan identitas Kejaksaan," ujar Silpia Rosalina.

Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan terasa sejak awal hingga akhir kegiatan. Tawa dan kisah masa lalu yang diceritakan para purnaja menyatu dengan semangat muda para jaksa yang kini tengah mengemban tugas di era modern penegakan hukum.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Pekanbaru, Effendy Zarkasyi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa anjangsana ini merupakan cermin dari nilai-nilai Adhyaksa yang selalu menjunjung tinggi rasa kekeluargaan dan penghormatan terhadap jasa para pendahulu.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat silaturahmi serta memberikan dukungan moril kepada para purnaja agar mereka tetap merasa menjadi bagian dari keluarga besar Adhyaksa."

"Ini juga sebagai wujud apresiasi atas pengabdian mereka yang telah mengharumkan institusi kejaksaan," ujar Effendy.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana penting untuk menanamkan semangat kebersamaan dan membangun rasa bangga terhadap profesi kejaksaan di kalangan generasi muda.

"Kami belajar banyak dari para purnaja. Pengabdian mereka adalah inspirasi bagi kami yang saat ini masih aktif bertugas. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus bisa kita lestarikan setiap tahunnya," tambahnya.

Sementara itu, Herdawati tampak terharu dan bahagia atas kunjungan tersebut. Ia mengaku bangga masih mendapatkan perhatian dari institusi tempat ia dulu mengabdi.

"Terima kasih atas kunjungan ini. Saya sangat tersentuh. Kehadiran bapak dan ibu semua hari ini membuat saya merasa dihargai dan tidak dilupakan," tutupnya.