Wisatawan Mancanegara Membludak, Festival Pacu Jalur Jadi Tujuan 1.374 Turis Asing

Pacu-Jalur-3.jpg
Tim yang berlaga di Festival Pacu Jalur 2025 yang berlangsung selama 5 hari 20-24 Agustus. (ANTARA/HO-Pemprov Riau)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sejarah terukir di tengah kemeriahan Festival Pacu Jalur di Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Event budaya yang telah berusia 125 tahun itu tidak hanya dipadati wisatawan domestik, tapi juga membludak dengan kedatangan ribuan turis mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat, menyebut total kunjungan selama perhelatan Pacu Jalur menembus angka fantastis, yakni 1,6 juta orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.374 di antaranya adalah wisatawan asing.

Ia menjelaskan, tahun sebelumnya wisatawan asing yang hadir hanya puluhan orang. Namun tahun ini, antusiasme turis luar negeri meningkat tajam. Mereka datang dari berbagai negara, mulai Nigeria, Maroko, Turki, Slovenia, Brasil, Malaysia, Singapura, hingga Amerika Serikat.

“Total ada 1.374 orang dari tahun lalu itu hanya puluhan orang," jelasnya.

Satu di antaranya Amoge Ezike (28), turis asal Nigeria. Ia bersama empat rekannya dari Maroko, Turki, Slovenia, dan Brasil sengaja menyempatkan diri ke Kuansing, usai melihat video Pacu Jalur yang viral di media sosial.


"Kami di Indonesia sebenarnya sedang ada kegiatan di Pekanbaru. Lalu kami tertarik melihat pacu jalur setelah melihat viral ada anak-anak menari di atas perahu," kata Amoge.

Tak sekadar menonton, Amoge dan kawan-kawannya juga menjajal langsung perahu sepanjang 35 meter yang menjadi ikon utama Pacu Jalur. 

"Kami naik perahu yang difasilitasi penyelenggara," imbuhnya

Menurut Roni, fenomena lonjakan wisatawan asing ini merupakan bukti keberhasilan promosi Pacu Jalur yang kini menjangkau audiens global. Ia optimis, event budaya ini bisa terus menjadi magnet pariwisata internasional.

Diharapkan event-event tradisional Riau lainnya mampu menjadi daya tarik utama. Tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi daerah.