Pacu Jalur Pikat Dunia, Menparekraf Ungkap Dukungan Neymar hingga Marc Marquez

Menparekraf-hadiri-Festival-Pacu-jalur.jpg
Menparekraf Widiyanti Putri Wardhana didampingi Gubernur Riau Abdul Wahid menghadiri Festival Pacu Jalur. (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, KUANSING - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Widiyanti Putri Wardhana, menghadiri langsung Festival Pacu Jalur 2025 yang digelar di Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, pada 20 hingga 24 Agustus 2025. 

Acara ini menjadi momen penting dalam kalender budaya nasional dan termasuk dalam 110 event unggulan Karisma Event Nusantara (KEN) yang diinisiasi oleh Kemenparekraf.

Dalam sambutannya, Menteri Widiyanti menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas dilaksanakannya Festival Pacu Jalur sebagai salah satu ikon budaya Indonesia yang semakin dikenal hingga mancanegara.

"Siapa yang tidak mengenal Pacu Jalur? Festival ini bukan hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga telah menembus kancah internasional," ujar Menteri Widiyanti.

"Bahkan fenomena budaya seperti ini sudah menjadi daya tarik wisata global. Kita patut bangga karena Pacu Jalur lahir dari tanah kita sendiri, Kuantan Singingi, Riau," ujar Menteri Widiyanti.

Pacu Jalur merupakan tradisi lomba mendayung perahu panjang yang telah berlangsung selama lebih dari 120 tahun. 

Dengan akar budaya yang kuat dan semangat gotong royong masyarakat, ajang ini telah menjadi warisan budaya tak benda yang bukan hanya menghibur, tetapi juga menjadi penggerak roda ekonomi dan pariwisata lokal.


"Saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya para pecinta budaya dan pariwisata, untuk datang dan meramaikan ajang budaya masyarakat Kuansing ini," katanya.

Ia berharap festival ini dapat mendorong pergerakan wisatawan, meningkatkan perekonomian lokal, dan melestarikan warisan budaya.

Tidak hanya menjadi perhatian nasional, Festival Pacu Jalur juga mendapat sorotan dari berbagai tokoh dunia. 

Menteri Widiyanti menyebutkan bahwa atlet kelas dunia seperti pembalap MotoGP Marc Marquez dan pesepakbola Neymar pun pernah memberi dukungan dan atensi terhadap tradisi ini, yang semakin mengharumkan nama Pacu Jalur di mata dunia.

Festival tahun ini semakin istimewa karena bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, sehingga nuansa kebanggaan nasional semakin terasa kental. 

Ribuan masyarakat tumpah ruah di sepanjang tepian Sungai Kuantan untuk menyaksikan perahu-perahu indah beradu cepat dengan iringan yel-yel penuh semangat.

"Ini bukan hanya lomba perahu. Ini adalah simbol dari semangat, persatuan, dan kebanggaan kita sebagai bangsa. Festival Pacu Jalur adalah contoh promosi wisata berbasis budaya yang luar biasa," tambah Menteri Widiyanti.

Menteri Widiyanti juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjaga dan mengembangkan festival ini.

"Terima kasih kepada masyarakat Kuansing, Pemerintah Kabupaten Kuansing, dan Pemerintah Provinsi Riau atas komitmen dan kerja kerasnya dalam menjaga tradisi ini tetap hidup. Suatu kebanggaan besar bagi saya dapat menyaksikan langsung semangat luar biasa ini," tutupnya.