Banyak Lakalantas Maut, Polisi Enggan Rilis Data Resmi Hasil Operasi Patuh LK

Fokus-Edukasi-Humanis-Polda-Riau-Tindak-48-Pelanggaran-di-Operasi-Patuh.jpg
Pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2025 oleh Polda Riau di Jalan Lintas Timur (Jalintim) (Defri Candra/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Gelombang kecelakaan lalu lintas maut mengguncang Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau sepanjang Juli 2025. Dalam rentang waktu kurang dari satu bulan, serangkaian insiden tragis di Jalur Lintas Timur (Jalintim) dan sekitarnya menelan banyak korban jiwa, didominasi oleh kecelakaan yang melibatkan truk dan kendaraan pribadi. 

Tak pelak, Kabupaten Pelalawan pun mencatat jumlah korban meninggal dunia tertinggi akibat kecelakaan di Riau selama Juli atau selama Operasi Patuh LK 2025.

Namun, saat dimintai keterangan terkait hasil Operasi Patuh LK 2025 yang digelar selama dua pekan terakhir kepada Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto, belum bersedia memberikan data resmi. 

Berdasarkan catatan kejadian yang dihimpun selama bulan Juli 2025, berikut adalah kronologi kecelakaan maut yang terjadi di wilayah Kabupaten Pelalawan:

  • 1 Juli 2025 - Sebuah truk bermuatan berat terguling di Jalintim, Kecamatan Bandar Sei Kijang, menyebabkan kemacetan sepanjang 2 kilometer. Meski tidak menelan korban jiwa, kejadian ini menjadi pembuka rangkaian kecelakaan yang menyusul kemudian.

  • 4 Juli 2025 - Sebuah sepeda motor menabrak bagian belakang truk yang parkir sembarangan di tepi jalan, tepatnya di Desa Payo Atap, Kecamatan Pangkalan Lesung. Pengendara motor dikabarkan meninggal dunia di tempat.


  • 9 Juli 2025 - Kecelakaan tragis terjadi pada Rabu pagi di depan SD Negeri Payo Atap, Jalan Lintas Timur. Sebuah mobil pick-up Grand Max bertabrakan keras dengan truk Hino, menyebabkan pengemudi Grand Max tewas di lokasi. 

  • 15 Juli 2025 - Insiden lain terjadi di KM 40 Jalintim, Kecamatan Pangkalan Lesung. Sebuah minibus menghantam truk tronton yang melaju dari arah berlawanan. Beberapa penumpang mengalami luka berat, satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia saat dievakuasi.

  • 20 Juli 2025 - Salah satu kecelakaan paling mematikan bulan ini terjadi di Jalintim Kiyab Jaya, Kecamatan Sei Kijang. Sebuah truk pengangkut kayu balak terguling dan menimpa minibus Grand Max yang berada di jalur yang sama. Akibatnya, 5 penumpang Grand Max tewas di tempat.

  • 24 Juli 2025 - Kecelakaan kembali terjadi, kali ini di dekat Pos 1 RAPP, Pelalawan. Sebuah sepeda motor Beat bertabrakan dengan dump truck. Pengendara motor, seorang pemuda berusia 23 tahun, tewas seketika akibat benturan keras.

  • 29 Juli 2025 - Athyfa Raissa Agusti (18), mahasiswi asal Jalur III Timur Jambak, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat tewas usai terlindas truk di Simpang 4 Garuda Sakti, Panam, Pekanbaru.

Permintaan informasi publik terhadap hasil Operasi Patuh LK 2025 yang digelar selama dua minggu terakhir justru menemui jalan buntu meski Kabidhumas Polda Riau, Kombes Anom pernah menyampaikan kesediannya.

"Ok, siap," ujar Kombes Anom, Kamis, 31 Juli 2025 lalu, hingga kini, Jumat, 8 Agustus 2025 masih belum diberikan data lengkapnya.

Meski berbagai insiden tragis telah mencuat ke publik, hingga kini belum ada rilis resmi mengenai statistik kecelakaan selama Operasi Patuh LK 2025 yang berlangsung dua pekan terakhir. Minimnya transparansi ini mengundang pertanyaan publik terkait efektivitas pelaksanaan operasi dan evaluasi nyata di lapangan.

Publik pun berharap agar pihak kepolisian dapat segera membuka data lengkap demi kepentingan keselamatan bersama dan evaluasi penanganan kecelakaan di masa mendatang.