Terjun ke Laut Kepri, Kurir 5 Kg Sabu dan 3.000 Ekstasi Nyaris Tewas

Ilustrasi-sabu-dan-ekstasi.jpg
Ilustrasi (MERDEKA.COM)

RIAU ONLINE - Dh, seorang kurir narkoba, nyaris tewas setelah terjun ke Perairan Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), dengan membawa narkoba jenis sabu seberat 5.008 gram dan 3.000 butir ekstasi, saat dilakukan penangkapan. Dh berhasil diselamatkan dalam kondisi kritis usai terhanyut ke laut.

Plt Kabid Brantas dan Intelijen BNNP Kepri, Kombes Nestor Manihuruk, menjelaskan penangkapan dilakukan setelah diduga sebuah kapal mengangkut narkoba dalam jumlah besar akan melintas di Perairan Lagoi, Kelurahan Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan.

"Setelah pengintaian, kapal pelaku berhasil kami hentikan," ujar Nestor pada Selasa, 5 Agustus 2025, dikutip dari jaringan RIAU ONLINE, Batamnews.

Saat kapal berhenti, pelaku berusia 44 tahun itu langsung melompat ke laut. Kondisi gelap dan arus kuat menyulitkan pencarian, namun tim akhirnya menemukannya dalam keadaan lemah. "Pada tubuh pelaku, kami menemukan dua tas berisi narkoba. Ia banyak menelan air laut sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit dan dirawat selama satu hari sebelum diperiksa," jelas Nestor.


Sementara itu, nahkoda kapal berhasil kabur saat tim fokus menyelamatkan Dh. Menurut pengakuan pelaku, ia dijanjikan upah puluhan juta rupiah untuk mengantar narkoba ke Batam, namun hanya menerima dana operasional.

Nestor menyebutkan, modus operandi ini melibatkan jaringan Malaysia, di mana kurir hanya bertugas mengangkut barang tanpa mengetahui pemilik atau tujuan akhir.

"Kurir mengaku menunggu instruksi setelah sampai di Batam. Kami masih mengembangkan kasus ini dan mengejar satu pelaku lain," tambahnya.

Dh terancam hukuman mati berdasarkan Pasal 114 ayat (2) dan 112 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.