RIAU ONLINE, ROHUL – Sebuah video berdurasi 12 detik beredar di media sosial TikTok, menampilkan sejumlah anggota kepolisian di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, tertawa lepas saat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti wilayah tersebut.
Video tersebut menuai kecaman dari warganet karena dinilai tidak menunjukkan empati terhadap musibah yang tengah melanda masyarakat.
Dalam video yang diperoleh RIAUONLINE dari akun TikTok @zyy, Rabu, 23 Juli 2025, tampak beberapa polisi berseragam lengkap dan mengenakan kaus cokelat berada di kawasan perkebunan sawit.
Salah satu dari mereka terdengar berkata, “Dalam hitungan ketiga, kita lepaskan semua kedongkolan kita, satu, dua, tiga, hah,” yang kemudian disusul tawa bersama dari rekan-rekannya.
Tingkah tersebut dianggap tidak pantas, mengingat kondisi kabut asap di Rohul telah menyebabkan aktivitas pendidikan terganggu.
Pemerintah daerah bahkan telah memutuskan untuk meliburkan kegiatan belajar-mengajar di jenjang PAUD, SD, dan SMP, selama dua hari akibat memburuknya kualitas udara.
Terdapat empat kecamatan yang terdampak parah, yakni Rambah, Rambah Samo, Pendalian IV Koto, dan Rokan IV Koto.
Wakil Bupati Rohul, Syafaruddin Poti, menyampaikan bahwa wilayah paling parah adalah Kecamatan Rambah dan Rokan IV Koto. Ia menyebut kondisi geografis yang berbukit-bukit menyulitkan pemadaman api di lokasi.
Pemerintah Kabupaten Rohul juga telah menggelar salat istisqa selama tiga hari berturut-turut untuk memohon turunnya hujan, serta mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra belum memberikan tanggapan terkait video yang viral tersebut.

