Karhutla Meluas, BPBD Riau Minta Bantuan Water Bombing Tambahan

heli-water-bombing.jpg
Helikopter water bombing dikerahkan untuk pemadaman karhutla di Rokan Hulu. (Rahmadi Dwi Putra/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kebakaran hutan meluas di Rokan Hulu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau meminta bantuan tambahan helikopter water bombing.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya melanda Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), namun juga terjadi di wilayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur.

Menurut Jim Gafur, kebakaran di Rokan Hulu terjadi di wilayah bertopografi perbukitan dan berjenis tanah mineral, yang menyebabkan tim darat mengalami kesulitan dalam upaya pemadaman.

“Kondisinya sangat sulit. Tidak ada titik atau sumber air di lokasi, sehingga pemadaman hanya bisa dilakukan secara manual. Inilah sebabnya kita sangat membutuhkan bantuan water bombing,” jelasnya, Senin, 21 Juli 2025.


Saat ini, terdapat dua unit helikopter water bombing yang dikerahkan di Rokan Hulu, namun satu unit masih dalam kondisi maintenance, dan hanya satu unit yang aktif beroperasi.

“Alhamdulillah, setelah briefing dengan Kepala BNPB tadi, kita akan dibantu tambahan unit. Dalam waktu dekat akan ditambah dua unit lagi, dan akan disiapkan satu unit tambahan. Jadi rencananya total lima unit water bombing akan dikerahkan,” ungkap Jim Gafur.

Sementara itu, untuk patroli udara, telah disiagakan dua helikopter yang saat ini dalam posisi standby.

Jim Gafur menegaskan, tambahan helikopter water bombing sangat mendesak karena banyak titik api tidak dapat dijangkau oleh tim darat.

“Api sudah cukup meluas, dan beberapa titik tidak bisa dijangkau tim darat. Maka perlu segera dilakukan upaya pemadaman dari udara,” tegasnya.

BPBD Riau bersama Satgas Karhutla terus melakukan pemantauan dan upaya pemadaman, serta berkoordinasi dengan instansi pusat seperti BNPB dan TNI untuk mengatasi karhutla yang semakin meluas di wilayah Riau.