AKP Gian Wiatma dan Istri Turun Tangan Padamkan Kebakaran di Jalan Perwira

AKP-Gian-Wiatma-dan-Istri-Turun-Tangan-Padamkan-Kebakaran-di-Jalan-Perwira.jpg
Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Gian Wiatma Jonimandala bantu proses pemadaman kebakaran di Jalan Perwira, Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Sabtu, 20 Juli 2025. (Defri Candra/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Aksi heroik ditunjukkan oleh Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Gian Wiatma Jonimandala, bersama sang istri, Ny Intan Monika Sandra saat membantu proses pemadaman kebakaran hebat yang terjadi di kawasan Perumahan Indah Residence, Jalan Perwira, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu, 20 Juli 2025 siang.

Kejadian bermula saat AKP Gian dan istrinya sedang melakukan patroli melintas di kawasan tersebut. Ketika berada di sekitar Desa Rimbo Panjang, keduanya melihat kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi di udara.

"Saat itu saya dan istri sedang patroli rutin. Kami melihat asap hitam dari kejauhan, dan saat kami dekati, ternyata sedang terjadi kebakaran hebat di sekitar perumahan warga," ujar AKP Gian Wiatma.

Kebakaran tersebut ternyata berasal dari lahan gambut yang terletak tak jauh dari permukiman. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, api diketahui berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga berinisial SI.

"Menurut pengakuan sementara dari SI, dia membakar sampah di belakang rumahnya sekitar pukul 10 pagi. Setelah itu dia tinggalkan begitu saja," jelas Gian.

Cuaca panas dan angin kencang menjadi pemicu api cepat membesar dan merambat ke semak belukar serta lahan gambut seluas sekitar 1 hingga 2 hektare. Tak hanya membakar lahan, kobaran api juga mengancam permukiman warga yang berada di sekitar lokasi.


Melihat api mulai mendekati perumahan, AKP Gian langsung berinisiatif melakukan upaya pemadaman bersama Ketua Pemuda setempat, Alfiansyah, dan warga sekitar. Dengan peralatan seadanya dan keterbatasan sumber air, mereka berjuang keras untuk menjinakkan api.

"Air yang tersedia sangat terbatas, jadi kami harus bekerja sama dengan warga memadamkan api secara manual. Beruntung, api bisa dicegah agar tidak menjalar lebih jauh ke rumah-rumah," terang Gian.

Upaya pemadaman berlangsung cukup lama karena jenis lahan yang terbakar merupakan lahan gambut yang dikenal sulit dipadamkan. Hingga api berhasil dikendalikan, tidak ada laporan korban jiwa, namun kerusakan lahan cukup luas.

Menanggapi kejadian ini, AKP Gian mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak sembarangan membakar sampah, apalagi di musim kemarau yang disertai angin kencang.

"Kami minta masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan. Terlebih di musim panas seperti ini, api sangat mudah menyebar dan bisa berakibat fatal seperti hari ini," tegasnya.

Sementara itu, SI telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Ia dibawa ke Mapolsek Tambang guna menjalani proses pemeriksaan.

"Pelaku pembakaran kita bawa ke Mapolsek untuk penyelidikan lebih lanjut. Tindakan ini bukan hanya ceroboh tapi juga bisa mengarah ke tindak pidana karena menyebabkan kebakaran lahan," pungkas AKP Gian.

Pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan instansi terkait untuk penanganan lanjutan serta mencegah kejadian serupa di masa depan.