100 Hektar Lahan di Rokan Hilir Terbakar, Irjen Herry Lakukan Pemadaman

100-Hektar-Lahan-di-Rokan-Hilir-Terbakar-Irjen-Herry-Lakukan-Pemadaman.jpg
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan saat berupaya memadamkan api di Kelurahan Sei Gajah Induk, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu, 19 Juli 2025. (Dok. Polda Riau)

RIAU ONLINE, ROKAN HILIR - Aparat Kepolisian, TNI hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau berjibaku padamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). 

Sebanyak 98 personel turun berjibaku memadamkan titik api yang ada di Kelurahan Sei Gajah Induk, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu, 19 Juli 2025.

"Hari ini kita bersama-sama dengan personel yang ada mengoptimalkan kolaborasi yang terjalin selama ini untuk sama-sama memitigasi karhutla yang ada di sini, di Sei Gajah dan Kubu," kata Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan.

Titik api pertama kali muncul di lokasi sekitar 5 hari yang lalu. Kondisi cuaca dan angin yang kencang membuat kebakaran meluas hingga seluas 100 hektare.

Herry Heryawan menyampaikan upaya yang dilakukan oleh jajaran sudah maksimal. Hari ini, Irjen Herry Heryawan bersama Bupati Rohil Bistamam, dan juga Dandim 0321 Rohil Letkol Inf Diki Apriyadi, hadir untuk menguatkan upaya kolaborasi tersebut.

"Mudah-mudahan dengan bantuan doa dan dukungan kerja keras dari semua unsur terkait, kita bisa segera selesaikan memadamkan api agar tidak melebar ke tempat lain dan tidak memperburuk citra kita di mata nasional maupun internasional," jelasnya.


Jenderal bintang dua itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan yang telah berupaya memadamkan api selama berhari-hari. Herry Heryawan dan Forkopimda hadir untuk memberikan dukungan moril.

"Jadi Hari ini, saya langsung bersama kapolres, dan dandim yang sudah dari kemarin berjibaku. Hari ini saya hadir untuk memberikan dukungan moril kepada personel kita yang ada di sini," ungkapnya.

Irjen Herry menyampaikan dukungan sarana dan prasarana untuk memadamkan api sudah memadai. Pihaknya akan melihat perkembangan ke depan, bila diperlukan akan meminta dukungan water bombing menggunakan helikopter.

"Sarana prasarana masih memadai, masih cukup. Nanti kita lihat perkembangannya kalau sampai 7 hari atau satu minggu ke depan, kita akan lakukan meminta bantuan termasuk water bombing yang selama ini sudah dibantu baik dari perusahaan maupun TNI AU," ujarnya.

Peringatan Tegas ke Pelaku

Kapolda menegaskan pihaknya akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku pembakaran hutan. Polda Riau akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menetapkan tersangka dalam kasus ini.

"Jadi pada kesempatan ini saya sampaikan, saya selaku pimpinan Polda Riau akan melakukan tindakan tegas, upaya hukum, termasuk mencari siapa yang melakukan pembakaran pertama kali, titik apinya dari mana," tegasnya.

"Setelah ini saya akan panggil kepala desa dan pihak terkait, siapa yang membuka lahan dan segera kita tentukan tersangkanya. Ini nggak main-main," tuturnya.