RIAU ONLINE, PEKANBARU - Provinsi Riau kembali menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setelah terpantau sebanyak 48 titik panas (hotspot) di wilayah Riau.
Data tersebut merupakan bagian dari total 217 hotspot yang tersebar di wilayah Sumatera.
Berdasarkan informasi dari BMKG, Kabupaten Rokan Hilir menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak di Riau, yakni 41 titik panas.
Sementara itu, beberapa wilayah lain juga terdeteksi mengalami peningkatan titik panas, antara lain, Kabupaten Rokan Hulu: 3 titik, Kabupaten Kampar: 1 titik, Kabupaten Pelalawan: 1 titik, Kabupaten Indragiri Hulu: 1 titik, Kota Dumai: 1 titik
Sementara itu, kondisi cuaca di wilayah Riau saat ini menunjukkan potensi yang mendukung terjadinya karhutla. Suhu udara berkisar antara 23.0 hingga 35.0°C, dengan kelembapan relatif antara 50 hingga 98%. Angin bertiup dari arah tenggara ke barat dengan kecepatan 10 hingga 30 km/jam.
Sementara itu, kondisi perairan di sekitar Provinsi Riau masih terpantau aman, dengan prakiraan tinggi gelombang laut antara 0.5 hingga 1.25 meter, tergolong dalam kategori rendah.

