21 Titik Panas Terdeteksi di Riau, 3 Titik di Rohul Berpotensi Karhutla

Karhutla-di-hutan-lindung-kuansing.jpg
Ilustrasi - Karhutla di kawasan hutan lindung Bukit Betabuh, Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kuansing. (Dok. Polres Kuansing)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Berdasarkan data hasil pantauan satelit SNPP dan TERRA, sebanyak 21 titik panas terdeteksi di Provinsi Riau pada 6 Juli 2025.

Titik panas ini tersebar di beberapa kabupaten/kota, dengan rincian Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak yakni 17 titik panas. Tersebar di Kecamatan Rambah, Rokan Empat Koto, dan Tambusai.

Kabupaten Kampar ada 2 titik panas. Masing-masing berada di Kecamatan Kampar Utara dan Tapung. Di Kabupaten Kuantan Singingi dengan 2 titik panas, keduanya berada di Kecamatan Singingi.

Adapun titik di wilayah Rokan Empat Koto dan terdeteksi dengan tingkat kepercayaan tinggi (80–100%).


Dari segi tingkat kepercayaan (confidence), sebanyak, 16 titik panas terdeteksi dengan tingkat kepercayaan rendah (0–29%), 2 titik panas dengan tingkat sedang (30–79%). Kemudian, 3 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi (80–100%), seluruhnya berada di Kecamatan Rokan Empat Koto, Kabupaten Rokan Hulu.

Pemantauan ini menunjukkan indikasi awal adanya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah Rokan Hulu, yang saat ini menjadi daerah paling rawan berdasarkan data terbaru.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan, serta tetap mematuhi peringatan dari instansi terkait. Pemerintah daerah dan aparat lapangan diminta untuk meningkatkan patroli dan pengawasan guna mencegah meluasnya potensi kebakaran.