Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Siak Tagih Janji Anggota DPRD Terpilih

Jalan-rusak-di-kampung-kemuning-siak.jpg
Kondisi ruas jalan rusak di Kampung Kemuning Muda, Kabupaten Siak. (HENDRA DEDAFTA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, SIAK - Warga Kabupaten Siak mulai menagih janji sejumlah anggota DPRD Riau maupun DPRD Siak terpilih yang menjanjikan perbaikan jalan rusak.

Warga menuntut anggota dewan yang terpilih pada Pileg 2024 lalu segera merealisasikan perbaikan infrastruktur sesuai janjinya saat kampanye. Pasalnya, masih ditemukan jalan yang rusak parah di beberapa wilayah Kabupaten Siak yang menanti untuk diperbaiki. 

Warga mengaku kesal, sebab belum ada tindakan dari para anggota dewan sejak dilantik pada September 2024 lalu. Mereka menilai, para anggota dewan hanya memanfaatkan suara mereka untuk menang di Pileg 2024.

Ruas Jalan Kampung Kemuning Muda, Kecamatan Bungaraya, menjadi satu di antara sejumlah jalan yang mengalami rusak parah. Jalan di sepanjang kampung itu kian rusak usai musim hujan, banyak lubang besar yang digenangi air, sehingga mengganggu dan membahayakan keselamatan pengendara.

"Saat kampanye mereka selalu berjanji akan memperbaiki jalan-jalan yang rusak, katanya semua bisa diupayakan ketika sudah duduk sebagai dewan, namun hingga kini janji itu belum terlihat. Kondisi jalan semakin parah sangat membahayakan keselamatan warga," ucap Ketua Pemuda Kemuning Muda Anggi Nursyah Bidin mewakili para warga, Minggu 2 Februari 2025.


Jika mekanisme perbaikan jalan belum bisa dilakukan oleh pemerintah kampung, kecamatan, maupun kabupaten, menurutnya penimbunan sementara menggunakan batu bes dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah jalan rusak.

Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Siak dari Fraksi PDIP, Rakip, mengaku sudah menyampaikan keluhan warga Kemuning Muda terkait perbaikan rusak saat rapat.

"Sudah saya ajukan kemarin waktu rapat, saya sampaikan soal perbaikan jalan, makanya saya minta rekap musrembang kecamatan kepada Pak Camat, kemarin sudah dikasih, besok Senin kami bawa ke Dinas PU Tarukim Siak," kata Rakip. 

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua II DPRD Siak Laiskar Jaya. Ia mengaku sudah mengetahui kondisi jalan di Kampung Kemuning Muda, bahkan sudah pernah menyampaikan hal ini kepada dinas terkait untuk mencari solusi terbaik.  

"Kalau memang tahun 2025 nggak bisa diaspal kita cari solusi bersama supaya jalan itu bisa dilewati dan tidak memakan korban," ujarnya. 

"Informasi awal dari kepala dinas bakal di bes, cuma saya belum follow up ulang. Namun ini juga belum bisa pastikan tahun ini bakal terealisasi, sebab Pemkab Siak terjadi tunda bayar," tutupnya.