Bapenda dan DJP Kanwil Riau Bahas Sinergitas Penguatan Pajak Pusat dan Daerah di Kota Bertuah

Alex-Kurniawan4.jpg
(bapenda.pekanbaru.go.id)

RIAU ONLINE, PEKANBARU-Sektor pajak dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Pekanbaru telah berperan strategis untuk mendanai program-program menyentuh di berbagai sendi kehidupan warganya.

Makanya berapapun nominal yang disetorkan masyarakat memiliki andil besar terhadap penyelenggaraan pembangunan di kota bertuah ini. Untuk itu sinergitas tanpa batas terus diupayakan Bapenda bersama seluruh pemangku kepentingan.

Dalam rangka suksesi hal tersebut, kali ini Kepala Badan Pendapatan Daerah kota Pekanbaru, Alek Kurniawan SP, M.Si dan tim berkunjung ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Riau yang disambut langsung Kepala Kanwil DJP Riau, Ahmad Djamhari, S.E., M.Tax bersama Kepala Bidang Penyuluhan Pelayanan, Aspril Antomiardi Widodo beserta tim DJP Kanwil Riau lainnya pada Selasa sore (21/02/2023).

Akur, sebutan yang sering disematkan kepada Kabapenda Pekanbaru ini menyampaikan bahwa giat tersebut ditaja dalam rangka penjajakan kerjasama antara kedua belah pihak terkait upaya bersama untuk optimalisasi penerimaan pajak pusat dan daerah di wilayah kerja kota Pekanbaru.

“Kegiatan ini sebagai upaya penjajakan kerjasama antara kedua belah pihak untuk optimalisasi penerimaan pajak pusat dan daerah di Pekanbaru," ungkap Akur yang turut didampingi Pejabat Adminstrator & Pengawas di Lingkup Pajak Daerah Wilayah I dan P3D Bapenda Pekanbaru.

Ini selaras dengan strategi yang termutakhir dilabeli eks. Kadis Ketapang ini dengan istilah “IED”; Intensifikasi, Ekstensifikasi dan Digitalisasi” diantaranya lewat Penguatan inovasi, regulasi dan Kerjasama, tuturnya.


Lebih lanjut Akur yang juga ketua IKA SKMA Pengda Provinsi Riau ini menuturkan bahwa outpunya kedepan akan ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerjasama resmi antara kedua belah pihak.

Pada prinsipnya, ia menjelaskan bahwa hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan pertukaran dan pemanfaatan data dan informasi perpajakan, mengoptimalkan pengawasan bersama atas kepatuhan wajib pajak dan pertukaran data/ informasi terkait lainnya.

Akur turut menyampaikan, sebagai sesama penghimpun pajak masyarakat, menurutnya juga tidak berlebihan jika Bapenda Pekanbaru terus meningkatkan diri dengan belajar kepada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Terlebih dewasa ini dibutuhkan cara-cara diplomatis dan mendidik untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, DJP sudah membuktikan dengan segala program dan inovasi, sebutnya.

Dikesempatan yang sama, Kepala Kanwil DJP Riau juga menyebutkan bahwa melalui kerja sama yang akan digagas bersama para pemerintah daerah, DJP berharap dapat menerima sumber data yang penting untuk pengawasan kepatuhan wajib pajak, serta sebaliknya, pemerintah daerah juga akan menerima data dari DJP untuk kepentingan pengawasan daerah.

“Kami dan Pemda akan menuangkan dalam perjanjian kerjasama nanti, terkait data yang dimilik masing-masing pihak untuk selanjutnya akan dianalisa potensi pajak yang dikelola oleh masing-masing pihak” ucap Kakanwil DJP Riau Ahmad Djamhari, S.E., M.Tax
Sejalan dengan itu, Pihak DJP Riau juga akan menggandeng Perangkat Daerah terkait lainnya di Pekanbaru untuk optimalisasi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Penerimaan Negara.

 

“Prinsipnya ini kita lakukan untuk optimalisasi PAD dan Penerimaan Negara” pungkasnya
Pihak DJP Riau mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kabapenda Pekanbaru dan tim tersebut, yang disebutnya sebagai bagian dari sinergitas bagi kedua belah pihak untuk optimalisasi pengumpulan pajak pusat dan pajak daerah.

Dari Bapenda secara lengkap dihadiri Kepala Bapenda Pekanbaru bersama Kepala Bidang Pajak Daerah I, Recko Roeandra, S.STP, Kepala Bidang P3D Debby Puspa Sari, M.Si, Kepala Subbidang Pendaftaran PBB, PPJ dan BPHTB Fauzan Effendi.AM,SE, M.Ak dan Kepala Subbidang Hukum, Kerjasama dan Dana Transfer Ame Sulistia, S.STP, M.Si