Warga Desa Pangkalan Indarung Menangis saat Keluar Kampung, Apalagi saat Hujan

Reses-Fedrios-Gusni.jpg
(Reses Fedrios Gusni /Riau Online)


RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Fedrios Gusni memilih menggelar reses di Desa Pangkalan Indarung, Kecamatan Singingi, Jumat, 28 Februari 2020.

Desa ini berjarak sekitar 28 kilometer dari ibukota kecamatan di Kelurahan Muara Lembu. Sulitnya medan yang dilalui untuk mencapai satu desa di Kecamatan Singingi ini menjadi tantangan bagi politisi Partai Demokrat dalam menjemput aspirasi masyarakat.

Dalam kegiatan resesnya, Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPRD Kuansing ini juga mengundang pemerintah daerah dalam hal ini dihadiri Bappeda Litbang dan Dinas PUPR Kuansing.

Juga hadir dalam acara reses tersebut, Ketua DPC Partai Demokrat Jontikal, Camat Singingi Delfides, Kades Pangkalan Indarung Ilut, sejumlah Kades tetangga, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat.

"Saya sangat prihatin sekali melihat kondisi ruas jalan menuju Desa Pangkalan Indarung ini, masih ada sekitar 7,8 kilo lagi kondisinya masih jalan tanah dan mengalami kerusakan," ujar Fedrios mengawali sambutannya dihadapan ratusan masyarakat Desa Pangkalan Indarung yang hadir, Jumat sore.

Dia sebelumnya juga sudah menyampaikan kepada pemerintah daerah melalui Bappeda Litbang kalau akses jalan menuju Desa Pangkalan Indarung ini terjelek di Kabupaten Kuansing.

"Saya berharap ruas jalan yang tinggal sekitar 7,8 kilo ini menjadi skala prioritas dibangun oleh pemerintah tahun 2021 mendatang," ucapnya.

Dikatakan Fedrios, pemerintah harus tahu kesulitan masyarakat di Desa Pangkalan Indarung ini dan pejabat di Kuansing juga harus merasakan pahitnya dan sulitnya masyarakat di Desa Pangkalan Indarung untuk keluar dari desa karena masih ada jalan yang mengalami kerusakan.

"Kalau hujan jalan itu hancur dan masyarakat tidak bisa keluar," kata Fedrios.

Selaku anggota Dewan, Dia akan selalu menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat terutama pembangunan peningkatan akses jalan menuju Desa Pangkalan Indarung menjadi jalan aspal.

Sehingga masyarakat tidak lagi memiliki kendala apabila ingin bepergian keluar dari desa maupun ada orang yang mau datang ke Desa Pangkalan Indarung.

Pria yang akrab disapa Bank Fed ini juga mengatakan, saat hearing pembahasan APBD akhir tahun 2019 lalu juga sudah di sampaikan kepada pemerintah kalau Desa Pangkalan Indarung ini masih jauh tertinggal dari desa yang ada di Kuansing.

"Maka kita mendesak Pemkab untuk menyelesaikan ruas jalan Muara Lembu - Pangkalan Indarung ini supaya dilakukan peningkatan menjadi jalan aspal atau dibangun jalan rigid. Saya ingin ini jadi nomor satu jadi skala prioritas termasuk juga jembatan gantung menuju lahan pertanian," kata Fedrios dihadapan masyarakat dan undangan yang hadir.

Sekarang katanya, di sekitar lahan pertanian didaerah seberang desa Pangkalan Indarung sudah banyak berdiri bangunan rumah masyarakat, namun masyarakat untuk bisa menuju daerah seberang harus menggunakan sampan karena dibatasi oleh aliran Sungai Pangkalan.  

""Kalau ada jembatan gantung tentu bisa kita kembangkan desa baru di daerah seberang sana, mau siang mau malam masyarakat tidak kesulitan lagi menuju daerah seberang," katanya.  

Sekarang masyarakat Desa Pangkalan Indarung ini menangis kalau mau keluar desa apabila tiba musim hujan."Saya akan coba perjuangkan baik jalan maupun jembatan gantung ini, harapan kita 2021 nanti sudah dibangun," kata Fedrios.

"Dua itu terwujud kita ucapkan Alhamdulillah, kalau dua ini terealisasi itu sudah luar biasa, saya atas nama pribadi akan memperjuangan aspirasi masyarakat Desa Pangkalan Indarung ini".

Mengakhiri sambutannya Fedrios meminta semua masyarakat di Desa Pangkalan Indarung untuk selalu kompak terutama dalam menyatukan pendapat, menyatukan ide-ide untuk memajukan Desa Pangkalan Indarung kedepan.

"Saya menginginkan pembangunan di Kuansing ini bisa merata dan berkeadilan," pungkasnya.

Sementara Kepala Bappeda Litbang Kuansing yang diwakili Kepala Bidang Perencanaan Pengendalian dan Pembangunan Daerah, Hendra Rosa mengatakan, apa yang menjadi keinginan masyarakat seperti yang disampaikan anggota Dewan dari Partai Demokrat akan kita dukung untuk diprioritaskan dibangun pada 2021 mendatang.

Aspirasi masyarakat yang disampaikan anggota DPRD Kuansing, Fedrios Gusni kata Hendra, juga sesuai dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021 terutama meningkatkan kualitas pembangunan manusia.

Kemudian meningkatkan aksebilitas dalam rangka mendukung perekonomian masyarakat, meningkatkan pendapatan masyarakat yang berorientasi pada produktivitas dan menguatkan bidaya lokal yang berbasis kepada peningkatan ekonomi masyarakat.

"Apa yang disampaikan semuanya tepat sesuai RPJMD Tahun 2021," kata Hendra.

Hendra berharap apa yang akan diperjuangkan nanti bisa terkabul dan pemerintah bisa melakukan pembangunan terutama akses jalan menuju Desa Pangkalan Indarung.

Sehingga masyarakat Desa Pangkalan Indarung nanti dapat merasakan jalan menuju desa satu-satunya yang ada didalam ini bisa betu-betul bagus dan akses transportasi menjadi lancar.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kuansing Ade Fahrer melalui Kepala Bidang Bina Marga, Jafrison mengatakan, panjang ruas jalan yang belum mendapatkan peningkatan menjadi jalan aspal menuju Pangkalan Indarung ini lebih kurang 6,8 kilo.

"Ini sudah usulkan pembangunannya melalui Bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi, tentu kita berharap ini bisa terealisasi pada 2021 nanti," kata Jafrison.

Ruas jalan Muara Lembu - Pengkalan Indarung dengan panjang lebih kurang 28 kilo itu sebelumnya pernah dibangun oleh Provinsi terakhir tahun 2015 silam.

Namun pembangunan ruas jalan tersebut terputus, dan Provinsi menyerahkan kewenangan ruas jalan Muara Lembu - Pangkalan Indarung ke Kabupaten.

"Dulunya ruas ini jalan Provinsi dan sekarang sudah diserahkan Provinsi ke Kabupaten," kata Jafrison.

Kemudian untuk titik ruas jalan yang longsor pemerintah melalui Dinas PUPR Kuansing akan mengupayakan melakukan pembangunan berupa  bronjong.

Dimana Dinas PUPR Kuansing sendiri sudah beberapa kali meninjau ruas jalan ini untuk dilakukan perbaikan dan peningkatan menjadi jalan aspal. Peninjauan belum lama ini juga bersama dengan anggota DPRD Kuansing, Fedrios Gusni dan Bappeda Litbang. 

 Usai acara, Fedrios didampingi istri juga melihat anak-anak di Desa Pangkalan Indarung yang selesai dilakukan sunat. Fedrios tampak mendatangi anak-anak tersebut satu persatu dengan memberi bantuan berupaka kain dan peci.